Pernahkah terpikir oleh kita bahwasanya berat atau ringannya masalah yang kita hadapi sesungguhnya tergantung pada bagaimana cara kita memandang suatu masalah itu. Suatu masalah akan terasa berat ketika kita menganggap hal itu berat dan juga sebaliknya masalah akan terasa ringan saat kita menganggap itu ringan. Seringkali kita lupa bahwa pada hakikatnya semua kesulitan2 yang kita alami pada saat ini merupakan ujian dan cobaan dari Allah SWT, jika kita selalu mengingat hal itu maka kita akan dapat menghadapi setiap masalah dengan hati yang sabar dan semua beban akan terasa lebih ringan.
Kita seringkali merasa stress dengan masalah2 yang dating silih berganti. Padahal stres ataupun tidak, masalah akan tetap ada. Oleh karenanya daripada kita menghadapi masalah dengan berhati kesal dan berat , lebih baik kita menghadapi setiap masalah dengan hati yang sabar karena kita sedang diperhatikan oleh Allah lewat ujian itu.
Masalah2 yang kita hadapi akan meng-Upgrade diri kita untuk menjadi lebih dewasa, lebih bijak dari sebelumnya. Akan melatih diri untuk memecahkan masalah selanjutnya dengan baik, kita dapat mencontoh jargon dari pegadaian “Menyelesaikan masalah tanpa masalah”. Yang maksudnya adalah menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru.
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari yang diusahakannya dan ia mendapat siksa yang dikerjakannya. (Mereka berdoa) ‘ Ya tuhan kami, janganlah engkau hokum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir’.” (Q.S. Al Baqarah, 2:286)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar