14 Juli, 2010

If you're hurt?

Setiap manusia di dunia.. pasti punya kesalahan…
Tapi hanya yang pemberani yang mau mengakui

Setiap manusia di dunia pasti pernah sakit hati...
hanya yang berjiwa satria yang mau memaafkan

Betapa bahagianya punya banyak teman.. betapa senangnya..

Betapa bahagianya dapat saling menyayangi…
Mensyukuri karunianya…

(Persahabatan, Sherina)

Suatu ketika mungkin kita pernah merasa sakit hati pada seseorang bukan lantaran cinta tak terbalas apalagi dukun yang bertindak.. (apalah ya  ) tapi hanya karena sebuah kata-kata yang terucap dari seorang teman saja… sehingga itu semua cukup mencambuk hati, dan hati terasa seperti diiris sembilu sakit sungguh sakit… tetapi yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara mengkondisikan emosi kita sehingga tidak berlarut dalam jurang kesedihan atau menjadi penyakit hati.
Kadangkala kita cenderung untuk menilai diri berdasarkan penilaian orang lain terhadap diri sendiri, atau bahkan lebih peduli apa kata orang lain tentang dirinya walaupun terkadang itu membuat tidak dapat mengekspresikan dirinya sendiri. Reaksi yang diberikanpun berdasarkan dan bergantung atas tanggapan orang2 disekelilingnya akibatnya dia tidak bisa mengembangkan potensi yang dimilikinya.Imbas lainnya adalah dia menjadi seorang yang penakut dan selalu memikirkan apa pendapat orang lain tentang hal tersebut. Tetapi ini tidak berarti bahwa kita tidak boleh mendengarkan dan menanyakan apa pendapat orang lain tentang diri kita, justru kita harus menjadikan pendapat orang lain tersebut sebagai masukan2 juga koreksi atas kelemahan diri ini. Hanya saja kita tidak boleh menjadikan itu segala2nya, karena diri kitalah yang lebih berhak menilai diri sendiri.

Pada umumnya setiap kita memiliki sifat yang berbeda-beda dan itu merupakan sunatullah, ada yang sanguinis, melankolis, atau korelis. Dan setiap kita memiliki sisi sensitivitas masing2 dan memiliki kadar yang berbeda2 pula, ada yang sangat sensitive, kurang sensitive atau bahkan sangat2 kurang sensitive yang paling terakhir adalah sifat yang cukup rawan.. karena orang yang memiliki sifat seperti ini biasanya banyak membuat orang sakit hati…

Setiap orang pasti punya kelemahan ataupun kelebihan tersendiri yang mungkin bahkan tidak dimiliki oleh orang lain. Orang berkarakter tak pernah gagal menerima segalanya apa adanya. Tetapi tentu saja kita tidak bisa memaksa orang lain untuk memahami diri kita, paling tidak seperti kata bijak yang mengatakan bahwa “ kita memang tidak bisa membuat orang lain untuk bisa memahami kita, tetapi kita bisa memaksa diri kita untuk memahami orang lain”.

Sebagai seorang muslim tak ada salahnya kita untuk tidak menutup telinga atas pendapat orang lain yang bersifat negative tentang diri kita dari orang lain, baik itu teman, keluarga maupun saudara. Dengan introspeksi diri apakah benar apa yang dikatakan oleh orang lain tentang diri kita tersebut atukah tidak. Jika benar sebaiknya kita bersyukur karena ada yang mengingatkan kita tentang kekurangan kita sehingga kita dapat memperbaiki kekurangan dan kelemahan tersebut. dengan demikian kita dapat merespon apa tindakan atau langkah yang mesti diambil dan harus dilakukan. Sedangkan jika pendapat yang diberikan adalah positif, maka jangan lupa ucapkan hamdalah karena semua karena karunia dari-Nya saja.

Well, Let's Keep Smile n don’t 4get 2 keep fighting …

Tidak ada komentar:

Posting Komentar