
Penyesalan Ahli Surga
“Tidak ada sesuatu yang paling disesali oleh para penghuni surge kecuali atas suatu saat yang pernah mereka lalui di dunia yang tidak mereka gunakan untuk mengingat Allah di dalamnya (HR. Thabrani dishahihkan oleh Al Bani)
“Berapa banyak amal yang remeh menjadi besar gara-gara niat. Dan berapa banyak amal yang besar menjadi remeh gara-gara niat.” (Abdullah Bin Mubarak)
Sebagian ulama menegaskan ‘’innamal a’malu bin niyaat’’ maksudnya sebagai ”innama kamaalul a’maal” sesungguhnya sempurnanya amal adalah dengan niat. Inilah yang menjadi dasar setiap amal. Meluruskan niat merupakan cara membangun fondasi amal agar memiliki nilai, makna, dan arti.
Ikhlas itu amal hati, syarat diterimanya amal dan ibadah. Jangan-jangan prestasi yang kita punya sirna di hadapan Allah karena tidak didasari niat yang benar, tidak dibingkai keikhlasan dan jauh dari keridhaan Allah. Seperti kisah tiga orang “penting” yang diseret ke neraka karena salah niat. Padahal mereka adalah tokoh-tokoh terkemuka yang prestatif di tengah kaumnya, tetapi mereka diseret ke neraka terbongkar niat busuk dan buruk yang tersimpan rapi dilubuk hati mereka yang paling dalam. Siapakah mereka?